Batik Parang: Motif Larangan dan Simbol Kepemimpinan dalam Budaya Jawa
Pendahuluan Batik tidak hanya berfungsi sebagai busana tradisional, tetapi juga sebagai media simbolik yang menyimpan nilai filosofis, sosial, dan politik. Salah satu motif batik yang memiliki makna mendalam adalah Batik Parang . Motif ini dikenal sebagai salah satu batik tertua di Jawa dan memiliki status khusus dalam tradisi keraton. [Foto: Ilustrasi Batik Prang] Asal-usul Batik Parang Motif Parang berasal dari lingkungan Keraton Mataram dan berkembang pesat di Surakarta serta Yogyakarta. Kata parang diyakini berasal dari kata pereng yang berarti lereng atau tebing, terlihat dari pola diagonal yang tersusun berulang dan tidak terputus. Pola ini menggambarkan gerak yang terus-menerus, menyerupai ombak laut atau perjuangan hidup manusia. Batik Parang sebagai Motif Larangan Dalam sistem budaya keraton Jawa, dikenal konsep motif larangan , yaitu motif batik yang penggunaannya dibatasi oleh status sosial. Batik Parang termasuk dalam kategori ini. Pada masa lalu, motif ini han...